23 Okt

GELANG BERLIAN

Gelang berlian adalah jenis perhiasan yang dilingkarkan atau dikaitkan di pergelangan tangan. Pada gelang tersebut terdapat batu-batu berlian yang disusun sesuai dengan gaya dan model dari gelang itu sendiri.

Ukuran dari batu berlian juga sangat bervariasi, ada gelang yang menggunakan batu berlian berukuran kecil dengan desain classy.

Namun ada juga gelang yang menggunakan berlian berukuran besar, tentu saja agar tampak penuh dan mewah.

Seiring dengan berkembangnya dunia fashion dan aksesoris, gelang berlian kini tidak hanya digunakan sebagai pelengkap penampilan saja.

Akan tetapi, juga sebagai alat untuk menunjukkan status sosial serta investasi alternatif jangka panjang.

Hal itu disebabkan oleh harga dari berlian yang semakin mahal, jelas karena keunggulannya. Gelang berlian juga merupakan pilihan yang tepat untuk dikenakan dalam berbagai acara, dengan beragam desain.

Mulai dari desain gelang yang simple, eksklusif, maupun yang plain. Dilihat dari kualitasnya, gelang berlian memiliki kualitas yang  bagus dan bisa bertahan lama.

Hal ini mengingat berlian merupakan salah satu batu mulia yang tidak dapat dihancurkan, kecuali dengan menggunakan berlian lainnya.

Sejarah Gelang Berlian

Dalam sejarah, perhiasan gelang telah ada sejak peradaban manusia terbentuk. Dalam bahasa Inggris, gelang disebut dengan bracelet yang berasal dari bahasa Latin, brachile, yang berarti “terletak di lengan”.

Setiap negara memiliki sejarah ditemukannya gelang, namun secara umum gelang telah ditemukan sejak zaman prasejarah.

Bentuk awal dari gelang ini adalah berupa rangkaian manik-manik yang terbuat dari batu, tetapi juga bisa difungsikan sebagai kalung.

gelang

Gelang Pada Tahun 5000 SM

Pada tahun 5000 SM, gelang pertama kali ditemukan terbuat dari berbagai bahan seperti tulang, batu dan kayu, di wilayah Mesir Kuno.

Saat itu fungsinya adalah sebagai benda yang digunakan untuk kepentingan agama dan spiritual.

Kemudian, mulai ditemukan perhiasan gelang yang terbuat dari emas. Dan salah satu gelang yang paling  terkenal dari zaman Mesir kuno adalah gelang berukiran kumbang Scarab.

Kumbang tersebut adalah simbol yang sangat penting karena mewakili kelahiran kembali atau yang disebut regenerasi.

Selain itu, juga ditemukan perhiasan gelang yang terbuat dari emas di berbagai peradaban kuno lain.

Beberapa beradaban tersebut ialah peradaban Babilonia, Persia, Yunani Kuno, peradaban Romawi Kuno hingga peradaban India dan China.

Sedangkan di wilayah Indonesia sendiri, perhiasan gelang telah digunakan sejak masa awal bercocok tanam atau zaman Hindu-Buddha.

Batu-batuan seperti kalsedon, agate serta jaspis yang memiliki berbagai warna masih menjadi bahan yang digunakan untuk membuat gelang saat itu.

Ukuran pada tiap gelang juga bervariasi, mulai dari 4-54 mm hingga 6-17 mm. Selain sebagai perhiasan, gelang juga digunakan sebagai azimat yang dapat menangkal berbagai kesulitan.

Tidak jarang juga berbagai bentuk gelang digunakan sebagai benda untuk menyimpan kekuatan magis.

Gelang juga sama seperti perhiasan lainnya, yang digunakan sebagai salah satu penanda mengenai status sosial orang yang mengenakannya.

Pada saat itu hanya keluarga dari raja, golongan bangsawan dan orang yang sangat kaya saja yang bisa mengenakan perhiasan gelang.

Bahkan suku-suku tradisional yang ada di Tanah Air. Seperti halnya Suku Batak, Nias, Dayak juga telah mengenal gelang dan berbagai perhiasan lainnya, sebagai penanda sosial khususnya bagi kepala suku.

Manfaat Mengenakan Gelang Berlian

Gelang berlian tidak hanya bagus untuk dipakai di tangan saja, banyak manfaat lain yang dapat diberikan oleh jenis perhiasan satu ini.

Hal lainnya adalah bermanfaat untuk menunjang penampilan dan dijadikan investasi jangka panjang.

gelang berlian

Karena kualitas serta tingkat kesulitan yang cukup tinggi, untuk sebuah gelang berlian ini. Mengoleksi perhiasan ini tidak akan merugikan. Namun, harus disertai juga dengan sertifikat khusus yang menyebutkan bahwa gelang tersebut memiliki berlian yang asli.

Selain itu, gelang berlian juga seringkali dijadikan pilihan untuk koleksi dengan berbagai model dan ukuran yang ditawarkan.

Tidak hanya tahan lama, gelang dengan hiasan berlian juga memancarkan warna unik yang sangat cantik.

Dan semakin unik bentuknya maka akan semakin banyak orang yang akan tertarik untuk memiliki gelang tersebut. Terutama para kolektor perhiasan berlian.

Karena itu harga dari gelang berlian dipastikan tidak akan turun, dan cocok untuk dijadikan barang koleksi sekaligus investasi.

Fungsi Dari Gelang Berlian

Gelang berlian memiliki fungsi dasar sebagai perhiasan untuk melengkapi penampilan. Namun, gelang ini juga memiliki berbagai fungsi lainnya yang salah satunya adalah sebagai penanda status sosial seseorang.

Dimana gelang ini menunjukkan bahwa seseorang tersebut memiliki status sosial yang tinggi, atau dianggap sebagai orang kaya dan terpandang.

Selain itu gelang juga masih dipercaya sebagai pembawa keberuntungan. Perhiasan gelang memiliki berbagai pilihan warna seperti biru, merah, kuning, hijau, orange dan lain sebagainya.

Warna yang dipancarkan berlian tersebut menjadi penentu apakah dapat membawa keberungan atau tidak. Karena warna yang berbeda juga dipercaya dapat memancarkan aura yang berbeda juga.

Masing-masing aura tersebut memiliki kegunaan tersendiri, yang jika cocok dengan pemiliknya maka akan dapat mendatangkan banyak keberuntungan.

Tujuan Memilih Gelang Berlian

Ada banyak pilihan perhiasan gelang yang cantik dan memiliki keunikannya masing-masing, namun paduan berlian juga membuat gelang tampak lebih elegan.

gelang berlian fashion

Tujuan memilih perhiasan yang satu ini adalah kemewahan yang dapat terlihat dari berbagai sudut.

Gelang menjadi pilihan paling tepat untuk acara penting seperti pesta, ataupun acara formal lainnya.

Perhiasan yang satu ini juga tidak sulit untuk disimpan serta tidak membutuhkan banyak perawatan, selain dibersihkan dalam kurun waktu tertentu. Seperti beberapa bulan sekali.

Model-Model Gelang Berlian

Gelang dengan taburan berlian memiliki banyak sekali pilihan model, gaya dan ukuran, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Berikut ini model-model gelang cantik dengan berlian berkualitas:

Model Gelang Berlian Wanita

Bagi kaum wanita, gelang merupakan salah satu perhiasan yang paling banyak digemari. Baik sebagai penunjang penampilan, maupun hanya untuk mempercantik bagian pergelangan tangan.

Kini sudah ada berbagai macam pilihan desain untuk gelang berlian wanita, disertai dengan berbagai pilihan ukuran.

Salah satu faktor yang mempengaruhi pemilihan gelang, adalah gaya dari masing-masing individu serta menyesuaikan dengan acara atau tempat yang akan dihadiri.

Karena ukuran pergelangan tangan wanita yang cenderung lebih kecil dari pria, maka ukuran lebarnya pun tidak terlalu besar.

Walau begitu, model desain gelang ini juga lebih beragam. Mulai dari desain minimalis hingga gelang dengan ukuran lebar dan bertabur berlian.

Model Gelang Berlian Pria

Perhiasan gelang memang lebih identik dengan kaum wanita ketimbang kaum pria. Namun, tidak sedikit kaum pria yang memang suka menggunakan gelang yang bertabur sebagai aksesoris penunjang penampilan.

Karena selera perhiasan pria berbeda dari wanita, maka desain gelangnya pun berbeda. Gelang yang diperuntukkan untuk pria memiliki ukuran lebih besar dan terkesan maskulin. Hal ini tentunya agar para pria yang senang mengenakan perhiasan gelang tetap memiliki gayanya sendiri.

Gelang berlian pria biasanya sering dipadukan dengan emas putih, sehingga menghasilkan kombinasi yang maskulin dan elegan.

Selain itu, kebanyakan desain gelang untuk pria terkesan berbentuk seperti rantai berongga besar. Oleh karena itu, warna emas putih sangat serasi dengan warna berlian yang juga putih berkilau.

Model Gelang Berlian Simple

Di zaman modern ini, gelang dengan desain yang simple jauh lebih diminati. Alasannya, tidak hanya tampil menawan dengan perhiasan berlian, tentu saja dapat terlihat mempesona dan begitu elegan.

Gelang dengan desain yang simple belum tentu tidak memiliki kesan elegan, seperti model gelang tennis atau gelang single row yang cantik.

Model tersebut juga cocok untuk dikenakan sehari-hari, pun dipadukan dengan outfit ke kantor. Desainnya tidak terlalu mencolok, namun tetap dapat menunjang secara baik penampilan pemakainya.

Selain itu, pada gelang dengan desain minimalis seperti single row ini bisa menggabungkan dua gelang bersamaan saat pemakaian.

gelang berlian simple

Namun, untuk ke acara yang bukan formal, desain gelang cuff  bisa jadi pilihan terbaik untuk tetap tampil menarik.

Akan tetapi, tetap perlu disesuaikan dengan pakaian yang dikenakan, dan sebaiknya  model gelang berlian yang dipilih tidak mengganggu.

Model Gelang Berlian Emas

Model gelang berlian yang satu ini merupakan salah satu model yang klasik. Karena kombinasi berlian dan emas tidak hanya digunakan dalam perhiasan saja.

Akan tetapi, sudah dimanfaatkan untuk berbagai desain yang membutuhkan kesan elegan yang lain dari yang lain.

Untuk perhiasan gelang, emas putih seringkali dipilih sebagai bahan tempat diletakkannya batu berlian. Warnanya yang serasi memberikan kesan elegan sekaligus aura cerah untuk pemakainya.

Tidak mengherankan jika kombinasi ini kemudian banyak digunakan baik untuk gelang berlian wanita maupun pria.

Tidak hanya emas putih, emas kuning juga tidak kalah cantiknya ketika dipadukan dengan batu berlian dalam perhiasan gelang. Warnanya yang berbeda dengan berlian justru dapat saling melengkapi dan menonjolkan keindahan masing-masing.

gelang berlian emas

Baik emas maupun berlian sama-sama bernilai tinggi sehingga harga gelang berlian emas juga tidak akan murah.

Walaupun begitu, harga tersebut menjadi masuk akal mengingat kualitas serta perhiasan gelang itu sendiri yang tidak ada duanya.

Model Gelang Berlian Fashion

Fashion tidak selalu berbicara mengenai trend busana saja, namun aksesoris pendukungnya juga selalu mendapatkan model-model terbaru, dimana salah satunya adalah gelang berlian yang masih menjadi favorit.

Gelang berlian fashion ditujukan untuk melengkapi desain busana, dengan gaya yang disesuaikan menurut masing-masing busana. Bagi para pecinta fashion, gelang yang satu ini juga merupakan item yang penting dalam penampilan.

Model Gelang Berlian Eropa

Sesuai dengan nama modelnya, gelang berlian yang satu ini memiliki model dari negara Eropa seperti model gaya dari Italia serta Prancis.

Walaupun berbeda-beda gaya setiap negaranya, namun perhiasan bergaya Eropa memiliki ciri khas sendiri yang tidak dimiliki oleh model lainnya.

Dengan dasar desain yang cukup simple, model gelang berlian Eropa ini menawarkan pilihan perhiasan yang modern sekaligus masih terasa nuansa klasik khas tradisi Eropa.

Cara Mengetahui Gelang Berlian Asli Atau Palsu

Ada berbagai ciri khas yang hanya dimiliki oleh gelang berlian asli saja, perlu kejelian untuk dapat melihat apakah perhiasan tersebut palsu atau asli.

Gelang Dengan Berlian Asli

Dilihat dari bentuknya, perhiasan gelang berlian yang asli memiliki bentuk yang kuat dan tidah mudah bengkok apalagi patah.

Selain itu batu berliannya sendiri juga terlihat berkilauan indah, dan memancarkan warna warni yang tampak begitu mewah. Diantaranya ada warna pink, warna kuning dan warna biru.

Karena berlian merupakan batu mulia yang paling keras di permukaan bumi. Salah satu cara untuk mengetahui apakah berlian tersebut asli adalah dengan menggorekannya ke benda lain.

Contohnya adalah kaca, apabila kaca tersebut terdapat goresan dan berliannya masih utuh, maka dapat dipastikan bahwa berlian tersebut asli.

Gelang Dengan Berlian Palsu

Kemudian salah satu bahan yang dimanfaatkan untuk menciptakan berlian tiruan adalah kaca.  Sifat kaca sangat bertolak belakang dengan berlian yang asli, karena itu ada cara yang sangat mudah untuk membedakannya.

Berlian yang asli tidak dapat merefleksikan sesuatu secara jelas, sedangkan kaca bersifat merefleksikan hal-hal yang ada didepannya.

Hasilnya berlian asli menghasilkan pencerminan yang buram dibandingkan dengan berlian palsu.

Selanjutnya ada sifat cantik yang dimiliki oleh berlian, yang bahkan tidak dimiliki oleh batu mulia lainnya.

Berlian yang asli dapat merefleksikan cahaya dari setiap sisi yang dimilikinya, itulah salah satu alasan mengapa berlian dapat terlihat berkilauan di bawah cahaya apapun.

Akan tetapi berlian yang palsu hanya dapat terlihat berkilauan di bagian atasnya saja, sedangkan sisi-sisinya tidak memancarkan kilau yang indah.

Kemudian cara paling mudah lainnya untuk dapat mengetahui gelang berlian asli atau palsu adalah dengan memasukkan gelang tersebut ke dalam air.

Gelang berlian yang asli memiliki struktur yang kokoh sehingga berat dari perhiasan tersebut juga tidak ringan. Ketika dimasukkan ke dalam air, maka gelang berlian yang asli akan langsung tenggelam ke dasar.

Sedangkan gelang berlian palsu, yang biasanya dibuat hanya dengan menggunakan material yang murah dan ringan, hanya akan terlihat mengapung di permukaan air saja.

Beberapa gelang berlian palsu bisa saja tenggelam ketika dilakukan tes ini, akan tetapi kecepatan tenggelamnya tidak akan secepat gelang berlian asli.

gelang berlian wanita

Kesimpulan

Jadi gelang berlian merupakan aksesoris yang sangat bagus untuk melengkapi penampilan, terutama ketika akan menghadiri sebuah pertemuan atau acara khusus.

Gelang berlian ini juga memiliki banyak sekali pilihan model serta ukuran yang dapat disesuaikan dengan gaya masing-masing individu maupun disesuaikan dengan busananya.

Tidak hanya untuk wanita, akan tetapi kaum pria juga memiliki pilihan gelang berlian yang tentunya memiliki desain yang dikhususkan untuk pria.

Selain untuk aksesoris, gelang berlian juga dapat menunjukkan status sosial seseorang, dikarenakan harganya yang sangat mahal dan materialnya yang sulit untuk dicari serta dibentuk.

Bahkan sejak ratusan tahun yang lalu, peradaban manusia sudah menggunakan berlian sebagai penanda status sosial.

Dimana, hanya raja atau kepala suku saja yang bisa mengenakannya. Biasanya, batu berlian di letakkan di mahkota raja dan ratu dalam sebuah kerajaan.

Tidak hanya sebagai pelengkap penampilan saja, gelang berlian juga dapat dijadikan koleksi maupun investasi jangka panjang.

Hal tersebut dimungkinkan karena harga berlian di pasaran cukup stabil, sehingga tidak akan anjlok dan membuat rugi.

Akan tetapi nilai antik dari perhiasan tersebut bisa dinilai mahal, dan tidak perlu khawatir mengenai ketahanannya karena berlian tidak akan mudah hancur bahkan ketika ditimpa dengan benda berat.

15 Okt

PERHIASAN EMAS

Perhiasan emas adalah aksesoris pelengkap penampilan yang terbuat dari material utamanya yaitu emas.

Meskipun perhiasan tidak hanya terbuat dari emas, namun popularitas emas untuk dijadikan perhiasan belum tergantikan hingga saat ini.

Mengikuti sejarah, awalnya perhiasan terbuat dari besi atau rerumputan, baru setelahnya emas mulai digunakan.

Itu artinya, emas sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Melihat sejarahnya yang begitu panjang, tidak heran emas masih mempunyai pengguna setianya.

Seiring kemajuan zaman dan teknologi, perhiasan emas memiliki berbagai model bahkan ditemukan varian warna lain dari emas yaitu rose gold.

Dengan adanya warna rose gold, menambah referensi untuk memilih perhiasan emas.

Perhiasan terdiri dari anting, cincin, kalung dan gelang. Selain sebagai perhiasan sehari-hari, emas juga sangat populer dijadikan cincin tunangan maupun cincin kawin.

Tidak hanya menjadi perhiasan, emas dapat berbentuk batangan dan juga koin. Untuk jenis emas batangan dan koin umumnya digunakan sebagai alat investasi atau untuk tujuan tertentu seperti penghargaan.

Sejarah Perhiasan Emas

Dari masa ke masa, perhiasan mengalami perubahan terus-menerus. Sebelum mengetahui tren perhiasan zaman sekarang, mari kita kilas balik bagaimana sejarah perhiasan dari ribuan tahun lalu.

  • Zaman Mesir Kuno

Pada era ini, sekitar tahun 5500 sebelum masehi hingga tahun 20 sebelum masehi, perhiasan sudah digunakan oleh raja.

Namun pada masa itu, perhiasan masih menggunakan logam dan tembaga sederhana. Kemudian berkembang menggunakan hiasan manik-manik yang terbuat dari kumbang scarab, harimau, serigala dan antelop.

Pada zaman ini juga sudah banyak digunakan batu-batu mulia seperti amethys dan lapos lazuli.

  • Zaman Mesopotamia Kuno

Zaman ini berlangsung sekitar tahun 2570 sebelum masehi hingga tahun 1200 sebelum masehi. Pada zaman ini perhiasan paling umum digunakan adalah model dedaunan, kerucut, anggur dan spiral. Sedangkan batu-batuan penghiasnya umumnya batu akik, jasper, lapis dan carnelian.

  • Zaman Cina Kuno

Zaman ini berlangsung dari tahun 2200 sebelum masehi hingga tahun 300 sebelum masehi. Model perhiasan pada zaman ini biasanya berbentuk bunga, gulungan, kura-kura, naga dan phoenix.

Masyarakat cina kuno juga sudah mengenal banyak jenis perhiasan seperti hiasan kalung, hiasan kepala, liontin kain, mahkota dan cincin.

  • Zaman Yunani Kuno

Zaman ini berlangsung dari tahun 1400 sebelum masehi hingga 31 tahun sebelum masehi. Umumnya pada zaman ini menggunakan perhiasan berbentuk hewan dan kerang.

Saat itu juga sudah menggunakan batu hiasan perhiasan yang terbuat dari amethyst, mutiara, chalcedony, carnelian, garnet dan zamrud.

  • Romawi Kuno

Zaman ini berlangsung dari 500 tahun sebelum masehi hingga 400 tahun sebelum masehi. Orang-orang pada zaman ini menyukai perhiasan cincin dengan bros, cap dan jimat yang dibentuk menyerupai hewan dan ular melingkar.

Perhiasan mereka juga dihiasi dengan bebatuan seperti safir, zamrud, mutiara, amber, garnet dan berlian.

  • Abad Pertengahan

Zaman ini berlangsung dari tahun 1066 hingga tahun 1485. Penyebaran penggunaan perhiasan pada zaman ini dibantu dengan tradisi agama yang berlaku.

Perhiasan yang populer saat itu adalah perhiasan rambut dan perhiasan untuk pakaian yang digunakan pada saat upacara keagamaan. P

erhiasan tersebut juga dihiasi dengan batu-batuan berharga seperti batu safir, batu ruby, mutiara, batu zamrud hingga berlian.

  • Georgia

Zaman ini berlangsung dari tahun 1760 sampai dengan tahun 1830. Perhiasan yang hadir pada masa ini berfokus pada kemewahan dan kerumitan seperti kalung multi rantai.

Batu-batuan berharga yang menghiasi perhiasan pada zaman ini terdiri dari batu safir, mutiara dan batu ruby.

  • Victoria

Zaman ini berlangsung dari tahun 1835 sampai dengan tahun 1900. Perhiasan yang populer pada zaman ini adalah perhiasan yang natural seperti bentuk hati, bulan sabit, bintang, serangga dan burung.

Jenis perhiasan yang umumnya digunakan orang-orang pada zaman ini adalah kalung, cincin, gelang dan bros yang dihiasi dengan batu-batu mulia. Jenis batu-batuan semi mulia juga sering kali digunakan seperti coral, amethyst, opal dan garnet.

  • Retro

Tahun 1939 hingga tahun 1949 menjadi tahun retro, dimana perhiasannya sangat dipengaruhi oleh perang dunia kedua.

Perhiasan yang populer pada zaman ini bertema patriotik dan mulai beralih menggunakan logam.

Perhiasan ini dihiasi dengan batu semi mulia dan batu sintetis sebagai pengganti batu mulia (ruby, safir dan lain-lain).

  • Tahun 1950 hingga sekarang

Setelah perang dunia kedua usai, perhiasan dengan warna cerah, manik-manik besar dan rhinestone kembali populer lagi. Pada tahun-tahun ini juga berlian menjadi batu mulia paling populer hingga saat ini.

Tujuan Menggunakan Perhiasan Emas

Tidak asing lagi jika emas menjadi salah satu alat investasi yang sudah digunakan sejak zaman dahulu. Jika pada zaman dulu emas biasa dijadikan koin, saat ini emas sudah menajdi alat investasi.

Berinvestasi dengan emas dapat dilakukan dalam bentuk perhiasan maupun emas batangan.

Selain sebagai investasi, banyak orang juga yang memakai emas dengan tujuan kesehatan. Berbagai manfaat menggunakan emas akan dibahas pada point selanjutnya.

Fungsi Perhiasan Emas

Zaman dahulu perhiasan emas biasa digunakan sebagai mas kawin dan juga cincin kawin atau cincin tunangan. Penggunaan emas pada momen-momen spesial sudah tidak asing dilakukan hingga saat ini.

Selain sebagai simbol dari peringatan penting, emas juga menjadi simbol sebagai kedudukan sosial maupun finansial.

Dari segi sejarah, emas memiliki fungsi sebagai peninggalan sejarah. Dapat kita temukan berbagai peninggalan sejarah yang mengandung emas, misalnya adalah monas dan arca kerajaan Hindu Budha.

Koin-koin emas yang digunakan sebagai laat transaksi pada zaman dahulu juga masuk kepada peninggalan sejarah yang dilindungi.

Hingga saat ini perhiasan emas tersedia dalam tiga jenis warna yaitu yellow gold, white gold dan rose gold.

Setiap warna memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun tak berpengaruh terhadap harganya.

Manfaat Perhiasan Emas

Manfaat menggunakan perhiasan emas dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam. Yang pertama adalah membantu penyembuhan infeksi pada tubuh.

Jika emas murni diletakkan di bagian tubuh yang infeksi, emas tersebut akan membantu mengontrol infeksi dalam tubuh Anda.

Yang kedua adalah sebagai stabilisator panas tubuh. Emas yang dijadikan perhiasan membuat tubuh Anda lebih hangat.

Keadaan tubuh yang hangat ini akan membuat Anda menjadi rileks, dan mencegah penyempitan pembuluh darah.

Lalu manfaat yang ketiga adalah emas dapat melancarkan sirkulasi darah. Jika sirkulasi darah anda lancar, maka tubuh akan mendapatkan asupan oksigen yang dapat mengalir merata ke seluruh tubuh.

Macam-Macam Warna Perhiasan Emas

Perhiasan emas yaitu salah satu jenis dari berbagai material perhiasan yang ada. Seiring berkembangnya zaman, perhiasan emas mengalami perubahan yang sangat signifikan.

Tidak hanya modelnya saja yang mengalami perubahan, tetapi juga warna yang tersedia pada emas itu sendiri. Hingga saat ini paling tidak ada tiga warna emas yang ditawarkan di pasaran yaitu emas kuning, emas putih dan rose gold.

Tingkat kandungan yang terdapat pada perhiasan disebut dengan Karat. Semakin tinggi kandungan emas semakin tinggi pula jumlah Karatnya, emas murni adalah emas 24 Karat (100%).

Oleh karena sifat alami emas yang lunak, maka perhiasan emas dicampur dengan berbagai logam seperti perak, tembaga maupun perunggu.

Pencampuran logam lain tersebut akan menghasilkan warna maupun ketahanan emas yang berbeda-beda.

  • Emas Kuning

Perhiasan Emas Kuning

Emas kuning merupakan salah satu dari tiga jenis warna emas yang ada. Sifat alami dari emas yang lunak tidak cocok untuk dijadikan perhiasan yang digunakan sehari-hari, terutama cincin kawin atau mas kawin.

Perhiasan dengan material emas kuning yang beredar di pasaran ini adalah campuran antara emas kuning dengan tembaga.

Tembaga tersebut berfungsi sebagai material yang membuat perhiasan emas lebih keras sehingga dapat dijadikan perhiasan sehari-hari.

Dengan sifatnya yang lunak ini membuat takaran kandungan emas pada perhiasan menjadi pertimbangan. Untuk perhiasan sehari-hari umumnya menggunakan emas 18 Karat (75%) atau 14 Karat (58%).

Perhiasan emas kuning ini masih menjadi primadona bagi banyak orang, walaupun tren emas putih sedang naik pada beberapa tahun belakangan. Warna kuning ini menjadikan emas kuning terlihat klasik.

Meskipun sekarang perhiasan emas kuning sudah tersedia dalam berbagai model dan diberi hiasan berupa berlian, perhiasan emas kuning ini tetap dapat bertahan dalam image vintage nya.

Sifat emas kuning yang lunak dapat menjadi kekurangan sekaligus kelebihan dari perhiasan. Sebagai kekurangannya adalah perhiasan dengan kandungan emas yang tinggi tidak cocok dijadikan perhiasan sehari-hari.

Perhiasan dengan kandungan emas yang paling tinggi adalah 24 karat, yaitu 99,9%. Semakin tinggi kandungan emas, semakin lunak pula perhiasannya. Perhiasan dengan kandungan emas tinggi tidak cocok untuk kegiatan sehari-hari.

Sebab, perhiasan akan lebih sering terkena benturan atau gesekan dengan benda lain. Gesekan atau benturan tersebut sangat mungkin menciptakan cekungan pada perhiasan.

 

  • Emas putih

Perhiasan Emas Putih

Emas putih adalah perpaduan antara logam emas dengan logam berwarna putih lainnya seperti perak atau palladium dan dilapisi rhodium. Pelapisan rhodium dilakukan untuk memunculkan warna putih yang lebih berkilau.

Palladium atau perak yang menjadi campuran dari perhiasan emas putih ini selain untuk menciptakan warna putih pada emas, juga untuk membuat perhiasan lebih keras.

Sama seperti emas kuning, emas putih juga diukur kadarnya menggunakan istilah Karat. Perhiasan emas putih yang beredar di pasaran adalah 18 Karat, 14 Karat dan 8 Karat.

Beberapa tahun belakangan, popularitas emas putih sedang tinggi untuk dijadikan cincin nikah, cincin tunangan maupun perhiasan yang lain.

Minat masyarakat tersebut disebabkan karena logam emas berwarna putih ini dianggap melambangkan kesucian seperti janji pernikahan.

Selain itu juga emas putih terlihat lebih elegan untuk dipadukan dalam berbagai busana. Warna putihnya yang berkilau seringkali dinilai pilihan tepat jika dihiasi dengan batu-batuan berharga. Contohnya seperti batu berlian, batu ruby, batu safir dan lain-lain.

Campuran emas putih dengan jenis logam tertentu akan mempengaruhi kualitasnya juga. Misalnya emas putih dicampur dengan nikel maka cenderung akan lebih kuat dan keras sehingga dapat dijadikan cincin atau pin.

Sedangkan jika dicampur dengan palladium yang sifat aslinya lebih lembut dan fleksibel cocok dihiasi dengan batu berlian karena cengkraman untuk berlian yang lembut dan kuat.

Jika dilihat secara langsung, emas putih sebenarnya tidak berwarna putih melainkan kelabu seperti keluli. Inilah fungsi dari rhodium, yaitu membuat cincin terlihat lebih putih dan berkilau.

Lapisan rhodium ini tidak akan bertahan selamanya, sehingga harus dilakukan perawatan rutin antara 12 bulan hingga 18 bulan sekali.

Jika rhodium memudar, warna kelabu dari emas putih akan kembali terlihat. Beberapa penyebab rhodium lebih cepat pudar yaitu karena sering terbentur dengan benda lain atau karena terlalu sering dipoles.

Jika lapisan rhodium sudah menipis, Anda dapat melapisinya kembali di toko perhiasan.

  • Rose Gold

Perhiasan Emas

Rose gold adalah logam emas kuning yang dicampur dengan logam perunggu. Warna merah ini dihasilkan dari seberapa banyak logam lain yang dicampurkan pada emas kuning. Semakin banyak perunggu yang dicampurkan maka semakin merah warna emasnya.

Umumnya prosentase kandungan perhiasan rose gold adalah 75% emas kuning dan 25% tembaga. Pada perhiasan rose gold tidak ada emas dengan kandungan 24 Karat.

Paling tinggi hanya sampai 22 Karat dan biasanya 18 Karat untuk penggunaan sehari-hari.

Perhiasan rose gold ini sempat booming pada abad ke-19, khususnya di rusia dan sempat juga disebut sebagai emas rusia. Pada masa itu, cincin rose gold dijadikan cincin nikah yang umum.

Hal ini disebabkan karena rose gold dianggap cocok untuk segala jenis perhiasan seperti cincin, kalung, gelang hingga anting.

Namun seiring berkembangnya zaman, sebutan emas rusia ini memudar sehingga disebut sebagai rose gold. Hingga saat ini pun rose gold masih populer digunakan untuk material jam tangan.

Rose gold memiliki tiga pilihan warna, yaitu rose gold merah, rose gold merah muda dan rose gold murni. Perbedaan warna ini tergantung dengan seberapa banyak logam yang dicampurkan pada rose gold.

Warnanya ada yang cenderung merah maupun merah muda. Untuk perhiasan yang digunakan sehari-hari pun rose gold cukup kuat, tidak seperti jenis emas yang lainnya.

Beberapa tahun belakangan pun, rose gold kembali populer sebagai perhiasan yang dipadukan dengan jenis emas yang lainnya. Pencampuran ini membuat rose gold tidak monoton dan semakin indah.

Alasan Membeli Perhiasan Emas

Emas sudah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu sebagai alat tukar, perhiasan hingga dekorasi bangunan maupun furniture. Dengan sejarahnya yang begitu panjang dan masih digunakan hingga saat ini.

Tentu saja emas memiliki nilai tersendiri meskipun sudah terdapat berbagai macam logam mulia saat ini.

Selain memiliki nilai sejarah, emas juga memiliki manfaat kesehatan seperti menjaga temperatur tubuh tetap hangat dan menyembuhkan infeksi pada tubuh.

Tubuh yang hangat akan menghindari kemungkinan pembuluh darah menyempit. Dengan pembuluh darah yang besar akan mengalirkan nutrisi dan oksigen secara menyeluruh dalam tubuh.

Perhiasan emas yang dapat Anda temui di pasaran sangat beragam, mulai dari gelang emas, anting emas, cincin emas, kalung emas hingga hiasan seperti bros.

Kandungan emas dalam perhiasan diukur dengan Karat, semakin besar Karat sebuah perhiasan maka semakin mahal pula harganya.

Perhiasan emas juga sangat populer dijadikan mas kawin maupun cincin kawin atau cincin tunangan. Perhiasan ini dapat dihiasi dengan batu mulia seperti berlian, batu ruby, batu safir hingga mutiara.

12 Okt

KALUNG EMAS

Kalung emas adalah salah satu perhiasan yang tidak hanya digunakan oleh perempuan tetapi juga laki-laki. Kalung memiliki bentuk melingkar dan terdapat pengait untuk dikaitkan saat menggunakannya.

Sejak dulu kalung sudah terbuat dari material berharga logam mulia antara lain emas, silver, platina dan lain sebagainya.

Karena bahan atau material tersebutlah, kalung memiliki ciri khas dengan kilau mewahnya. Untuk membuat tampilannya lebih unik dan menarik, pengrajin kalung memberi manik-manik seperti batu permata ataupun mutiara, sehingga lebih bervariasi.

Hal inilah yang akhirnya menarik banyak orang untuk menjadikan kalung sebagai perhiasan wajib. Selain juga seringkali digunakan untuk mempermanis tampilan di berbagai kesempatan maupun acara.

Tidak hanya itu, kalung juga menjadi salah satu perhiasan yang turut mewarnai kelengkapan mahar untuk sang pengantin.

Namun, berbeda dengan kalung yang ada dalam kelengkapan mahar pernikahan pada umumnya. Kalung-kalung yang sering dijadikan perhiasan oleh masyarakat memiliki banyak manfaat, fungsi, serta tujuannya.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja manfaat, fungsi dan tujuannya, berikut penjelasan sejarah kemunculan kalung hingga eksistensinya saat ini.

Sejarah Kemunculan Kalung

Tidak diketahui kapan pertama kali kalung ditemukan, namun kalung sudah ada sejak zaman purba. Saat itu kalung terbuat dari karang, taring, tulang maupun gigi hewan buas yang dibuat oleh manusia pada zaman purba.

Setelah kemunculannya yang tidak dapat diprediksi, kemudian kalung ditemukan di Skotlandia dan juga Irlandia pada abad 1500 – 1800 SM. Saat itu kalung memiliki bentuk seperti bulan sabit atau yang disebut Celtic Kuno.

Diikuti juga di beberapa negara oleh kemunculan kalung yang perlahan menjadi salah satu perhiasan yang identik dengan gaun.

Saat itu, kalung masih menjadi perhiasan yang lebih banyak digunakan oleh lelaki, kemudian perlahan mulai diikuti oleh wanita.

Desain dan Material Kalung Pada Zaman Dulu

Kalung yang digunakan dan dibuat pun berbeda setiap daerah, desain dan materialnya juga turut membedakan dan memberi ciri khas tersendiri.

Seperti pada kalung yang dibuat oleh bangsa Romawi Kuno yang memiliki ukiran-ukiran pada zaman Romawi. Seperti yang semua orang tahu bahwa kalung ini khas dan sangat identik dengan simbol-simbol.

Begitu juga dengan kalung-kalung khas bangsa Yunani maupun Mesir, mereka semua memiliki ciri khas pada zamannya masing-masing.

Beralih pada abad pertengahan, kalung mulai dikenakan para wanita terutama bangsawan-bangsawan. Dan pada abad tersebut mereka mulai menggunakan gaun-gaun menjuntai yang indah.

Kalung pada saat itu menjadi salah satu perhiasan yang identik dikenakan bersamaan dengan penggunaan gaun.

Tidak hanya itu saja,  sejak dulu kalung sudah menggunakan liontin ataupun batu permata indah yang menghiasinya. Hal ini pun juga menjadi tolak ukur tingkat status sosial para bangsawan yang menggunakannya.

Lanjut berabad-abad lamanya, pada akhir abad 20-an kalung mulai dijadikan aksesoris fashion atau sebagai kebutuhan untuk menunjang penampilan.

Kalung juga mulai bervariasi pada zaman itu. Misalnya, material bahannya yang mulai berkembang dengan logam-logam mulia yang lebih bagus dan tahan lama. Ada pula batu permata yang memiliki warna-warna indah, beragam bentuk yang sangat unik.

Para pengguna kalung saat itu pun mulai berubah dan dikenal menjadi orang-orang yang tergolong glamour dan memiliki banyak harta kekayaan.

Menyelami lebih dalam bagaimana kalung bisa menjadi salah satu perhiasan yang sangat diminati berbagai kalangan, berikut penjelasannya.  Bagaimana manfaat, fungsi dan tujuan adanya kalung begitu penting bagi banyak orang:

Manfaat Menggunakan Kalung Emas

Bagi sebagian besar kalangan, menggunakan kalung adalah hal yang sangat penting. Sama pentingnya dengan menggunakan cincin atau jam tangan.

Sebab, perhiasan ini adalah salah satu penunjang penampilan bagi para wanita di ibukota misalnya.

Para wanita banyak yang berlomba-lomba memperindah penampilan dengan menggunakan perhiasan-perhiasan. Kalung emas menjadi salah satunya.

Kalung emas seringkali digunakan para wanita karena beberapa hal. terdapat begitu banyak alasan wanita memakainya, selain untuk menunjang penampilannya. Namun, memakai kalung juga disebut-sebut sebagai investasi karena terbuat dari logam emas.

Dari segi harga sudah tentu kalung emas patut diperhitungkan. Hampir sebagian besar orang pun lebih memilih berinvestasi dengan membeli perhiasan emas.

Tidak mau kalah dengan kalangan wanita, para pria pun juga turut meramaikan industri perhiasan. Dengan begitu, para pengrajin emas mulai menciptakan inovasi kalung emas untuk pria.

Manfaatnya pun tidak jauh berbeda, dengan menggunakan kalung para pria juga dapat menunjang penampilannya.

Fungsi Menggunakan Kalung

Pada umumnya orang menggunakan kalung untuk menunjang penampilan, baik bagi wanita ataupun pria. Sedangkan, bagi sebagian orang lain menggunakan kalung emas dapat dijadikan sebagai alat investasi.

Fungsi dari menggunakan kalung sendiri tergantung dari pemakai kalung tersebut. Ada yang memang demi penampilan, sebagai mahar, investasi, atau bisa juga untuk kesehatan. Namun, kalung untuk mahar biasanya terdapat dalam satu paket perhiasan bersama cincin, anting dan gelang.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, beberapa kalung ada juga yang dibuat dari material tertentu yang bertujuan untuk kesehatan pemakainya. Tentu saja, kalung kesehatan tidak terbuat dari material seperti kalung-kalung lainnya.

Namun, pada zaman Romawi Kuno, fungsi kalung menjadi penanda tingkat status sosial penggunanya.

Tujuan Membeli dan Menggunakan Kalung

Seperti pada fungsi, tujuan membeli dan menggunakan kalung pun tergantung pada masing-masing orang.

Tujuan ini seperti sesuatu yang tidak bisa ditentukan secara mutlak. Dengan berbagai alasan, bisa saja seseorang membeli kalung hanya untuk investasi dan tidak digunakan. Namun ada juga memang ingin membeli untuk dijadikan sebagai hadiah.

Tidak sampai disitu, tujuan lain membeli dan menggunakan kalung juga sebagai pembeda status sosial seseorang. Hal ini tentu saja masih berlaku bagi beberapa kalangan, seperti sosialita ibukota.

Hal ini membuat tujuan membeli dan menggunakan kalung pun dibagi kedalam beberapa kelompok orang. Lalu, apa sebenarnya tujuan dari adanya kalung? Kembali pada pembahasan sejarah kemunculan kalung bahwa pertama kali kalung dibuat pun sebagai aksesoris tubuh.

Model Kalung Emas Wanita

Jika pada berabad-abad silam kalung terbuat dari anggota tubuh hewan buas dan bebatuan yang diukir. Berbeda kini, kalung sudah terbuat dari material logam yang dibentuk berbagai macam termasuk emas sehingga tampak indah ketika digunakan.

Contohnya pada kalung emas berikut ini:

Kalung Bandul Berlian

Contoh kalung berikut adalah salah satu kalung emas putih dengan bandul bulat bertabur berlian. Kalung ini terbuat dari emas putih dan rose gold dengan batu permata berlian yang turut menghiasi kalung emas tersebut.

Bentuknya sendiri seperti rantai halus yang berkilau bersama dengan berlian, membuat setiap pemakainya terlihat cantik dan menarik.

Terlebih, jika penggunaan kalung emas ini bersamaan dengan gaun cantik yang menjuntai, tentu akan membuat pemakainya menjadi pusat perhatian orang-orang.

Tentu saja siapapun ingin tampil cantik dan menarik, untuk itu para desainer perhiasan terutama kalung emas selalu menciptakan inovasi.

Berbagai desain kalung terbaru yang akan menjadi kebutuhan bagi orang-orang yang menggilai perhiasan satu ini.

Kalung Simple

Tidak jauh berbeda dengan kalung emas putih, berikut ini adalah model dari kalung emas dengan bandul seperti cincin. Pasalnya, kalung emas ini tetap menggunakan warna dasarnya yaitu emas kuning sehingga tetap tampak elegan dan berkelas.

Meskipun desainnya sangat minimalis dan sederhana, tidak membuat kalung ini terlihat ketinggalan jaman.

Dengan menggunakan kalung emas secantik ini, untuk acara apapun akan membuat pemakainya tampak sangat menawan.

Kalung Batu Ruby

Kalung emas pun ikut mewarnai jajaran model-model kalung sejak dulu. Kemudian para pengrajin kalung tidak hanya menggunakan berlian, tetapi juga batu permata lainnya. Ada beragam batu permata yang digunakan seperti safir, ruby, zamrud, dan juga berlian.

Kalung emas dengan batu ruby merupakan perpaduan yang sangat cocok. Sebab, sejak dulu kala para pengrajin emas memang sudah menyatukan dua material berharga ini.

Sebelum dibuat menjadi penghias kalung emas, batu ruby telah lebih dulu digunakan pada cincin kawin.

Hal ini menarik perhatian dari berbagai kalangan usia untuk menjadikan kalung sebagai salah satu perhiasan penunjang penampilan.

Batu ruby yang memiliki warna merah seperti darah di asah membentuk hati dan dipadukan dengan emas rose gold yang cantik.

Model Kalung Emas Pria

Tidak hanya wanita, banyak pria yang juga menyukai perhiasan kalung emas sebagai salah satu standard penampilannya. Berikut ini beberapa inspirasi model kalung emas untuk pria.

Kalung Emas Bandul 

Kesenangan mengoleksi perhiasan tidak hanya menjadi ciri khas wanita, namun juga berlaku bagi para pria. Desainer perhiasan pun tidak tanggung-tanggung menciptakan berbagai desain kalung khusus untuk para pria.

Seperti contoh berikut ini. Sebuah kalung dengan material logam emas dengan bandul seperti kepingan koin dengan tanda air yang bisa di modifikasi menggunakan nama sendiri.

Kalung seperti ini biasa digunakan oleh anak muda, dan kebanyakan dari mereka menggunakannya untuk kebutuhan penunjang penampilan. Tidak seperti kalung untuk wanita, kalung khusus pria ini memiliki ukuran lebih panjang agar lebih terlihat.

 

 

Kalung Emas Pendan

Berbeda dengan kalung bandul, kalung pendan berikut ini memiliki kalungan rantai halus terbuat dari logam emas yang mengkilap.

Meskipun tampak berlebihan, kalung pendan ini cukup banyak digemari pada masanya. Dengan pendan seperti guardian dengan sayap berwarna senada dan kilap yang membuatnya begitu khas.

Biasanya, kalung pendan juga dipakai seseorang untuk mencirikan status keyakinannya seperti kalung pendan salib.

Kalung Rantai Polos

Diantara berbagai macam desain kalung pria yang ada, kalung rantai polos masih menjadi primadona dikalangan pria. Pasalnya, kalung rantai polos lebih terkesan elegan dengan material logam emas putih andalan.

Tidak sedikit para pria yang menggunakan kalung rantai polos sebagai salah satu perhiasan favoritnya.

Selain itu, kalung ini pun tampak cocok digunakan oleh berbagai kalangan usia karena desain dan warnanya yang begitu elegan.

Jenis-Jenis Kalung Emas

Beragam model dan jenis kalung menjadi incaran banyak kalangan pecinta perhiasan satu ini. Berbagai model kalung terbaru pun bermunculan seiring perkembangan zaman. Berikut ini jenis-jenis kalung emas berdasarkan warna dan modelnya, untuk disesuaikan.

Kalung Emas Putih

Merupakan salah satu jenis kalung yang paling banyak diminati oleh kalangan muda.  Sebab, kalung emas putih memiliki beragam desain yang begitu elegan dikenakan dengan atau tanpa liontin.

Sebab ini pula yang membuat para pengrajin perhiasan membuat inovasi desain-desain yang terinspirasi oleh kalangan muda. Seperti contoh berikut ini.

Kalung Emas Kuning

salah satu kalung yang menjadi primadona adalah jenis kalung emas kuning. Pasalnya, sebelum muncul emas putih dan rose gold, kalung ini menjadi satu-satunya yang terbaik. Para pria maupun wanita mengenakannya untuk menunjang penampilan mereka.

Meskipun begitu, kesan elegan dari kalung emas kuning ini lebih menyesuaikan model rantainya. Bagi para wanita, menggunakan kalung rantai dengan kaitan yang besar memang tampak terlalu berlebihan.

Namun, pada zamannya pun pria menyukai kalung jenis rantai tersebut. Seperti pada contoh diatas, kalung dengan desain sederhana ini akan tampak begitu elegan dikenakan.

Selain itu, karena desainnya yang simple dan tidak mencolok membuat para wanita menyukainya.

Ditambah dengan liontin berlian ataupun tidak, kalung ini tetap mempesona penampilan pemakainya.

Kalung Rose Gold

Saat ini, belum begitu banyak orang berpindah dari kalung emas putih ataupun emas kuning yang identik. Namun, jenis kalung rantai rose gold juga patut dipertimbangkan.

Warna serta desain dari kalung jenis ini pun berbeda dari jenis kalung lainnya karena lebih terlihat manis dan eye catcher.

Kalung dengan material rose gold ini lebih banyak digunakan oleh para wanita karena warnanya yang pink keemasan.

Efek Kalung Emas Bagi Pria

Menggunakan perhiasan emas sehari-hari bagi sebagian pria, mungkin menjadi hal yang wajib. Terlebih jika perhiasan itu sendiri sudah menjadi ciri khas dari gaya andalannya.

Namun, berbagai informasi tentang bahaya menggunakan perhiasan emas bagi pria pun perlu dikaji lebih lanjut.

Dalam dunia kesehatan, emas diketahui menjadi salah satu logam yang dapat menghidupkan semua proses dalam otak manusia. Hal ini tentu berbahaya bagi kesehatan, terlebih tidak semua orang cocok menggunakan emas.

Tidak hanya itu, di dalam agama islam pun penggunaan emas bagi laki-laki juga menjadi salah satu larangan. Sebab, alasan kesehatan yang begitu pentingnya dijaga.

Karena hal itu pula, ditemukannya berbagai material bahan pengganti emas yang dapat dijadikan perhiasan. Beberapa material alternatif ini seperti silver, palladium ataupun platinum yang dipercaya memiliki anti alergi.

Kisaran Harga Kalung Emas

Bicara soal harga, logam emas memang tidak mudah dipastikan harganya. Sebab, sewaktu-waktu bisa saja berubah menjadi lebih murah atau bisa lebih mahal setiap gram-nya.

Perubahan ini membuat pembeli harus mempertimbangkan sebelum membelinya agar dapat harga beli dan jual kembali yang stabil.

Membeli perhiasan emas seperti kalung tidak seperti membeli emas batangan. Hal ini di sebabkan pembeli harus melakukan pengukuran produk yang akan dibeli dan digunakannya.

Kesimpulannya

Sebelum memutuskan untuk membeli kalung emas, kenali terlebih dahulu tujuan utama membelinya. Apakah untuk menunjang penampilan atau untuk investasi sekaligus yang menjanjikan.

Setelah mengetahui tujuannya, selanjutnya tentukan kalung emas seperti apa yang cocok untuk dikenakan. Selain itu terbuat dari material atau bahan apa kalung tersebut, batu permata yang digunakan serta kalkulasi harganya.

Jadilah pembeli yang cerdas, terlebih kalung emas adalah perhiasan berharga yang bisa menguntungkan pemiliknya seiring berjalannya waktu.

Hal ini disebabkan harga emas yang kian melonjak dari waktu ke waktu. Namun, juga cukup banyak diminati sebagai salah satu bentuk investasi yang luar biasa.

08 Okt

CINCIN KAWIN

Cincin kawin adalah simbol pengikat pasangan ketika mengucapkan janji suci di altar perkawinan. Tradisi penggunaan cincin tersebu telah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan berasal dari tradisi kristen barat.

Pemilihan perhiasan cincin sebagai simbol suci perkawinan adalah karena bentuknya yang melingkar dan tidak ada ujungnya.

Bentuk tersebut menyimbolkan kesetiaan serta kemurnian cinta antara dua orang yang tidak akan berakhir.  Walaupun begitu, cincin tersebut tidak diwajibkan ada dalam sebuah perkawinan.

Cincin Kawin Di Jari Manis

Cincin kawin dikenakan di jari manis tangan kiri oleh masing-masing pengantin pada upacara perkawinan. Dikarenakan, di jari manis tersebut terdapat nadi yang terhubung langsung dengan jantung. Sehingga, hal ini yang menjadi simbol pasangan adalah orang yang selalu dekat di hati.

Tidak hanya dianggap sebagai simbol, tetapi juga sebagai bentuk niatan suci dari dua orang untuk menghabiskan sisa hidup bersama.

Tradisi juga mengharuskan kedua pasangan untuk selalu mengenakan cincin kawin setiap hari. Tidak hanya sebagai simbol status perkawinan, akan tetapi juga sebagai pengingat akan pasangannya.

Sejarah Cincin Kawin

Pemberian cincin kawin dalam upacara perkawinan berasal dari abad pertama masehi. Pada masa kekaisaran Romawi, perhiasan cincin digunakan dalam acara pertunangan untuk pertama kalinya. Pertunangan tersebut adalah janji yang dibuat untuk mekawin di masa yang akan datang.

Di masa tersebut tradisi kekaisaran Romawi masih sangat kental dalam masyarakat, sehingga banyak tradisi setempat yang dimasukkan ke dalam ritual perkawinan agama kristen.

Salah satunya adalah pertukaran cincin. Di abad ke-9, gereja kristen mulai mencantumkan cincin kawin dalam tata perkawinan mereka.

Cincin Kawin Dari Abad Ke Abad

Memasuki abad ke-10 dan ke-11, cincin kawin tidak hanya sekedar menjadi bagian dari sebuah upacara perkawinan saja. Prosesnya mulai disertai dengan pemberian berkat saat memasang cincin tersebut ke jari pasangan.

Mempelai pria yang ditunjuk untuk menyebutkan kalimat pemberkatan sambil mengenakan cincin ke jari manis mempelai wanita. Pemberian berkat tersebut membuatnya menjadi lebih bermakna seperti halnya roti dan anggur dalam Ekaristi.

Sedangkan gereja Ortodoks Timur menjadikan cincin kawin sebagai simbol ikatan antar dua orang dalam upacara perkawinan, bukan sebagai simbol berkat.

Memasuki abad ke-16 hingga sekarang, cincin kawin telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam sebuah perkawinan. Namun bukan berarti semua gereja telah menerima dan menyetujui adanya penggunaan cincin kawin dalam sebuah upacara perkawinan.

Salah satu golongan yang menolak penggunaan cincin tersebut adalah kaum Puritan di abad ke-17. Karena penggunaan cincin dianggap mengganggu kemurnian ibadah perkawinan.

Kaum Puritan pada masa tersebut memang memiliki tujuan untuk memurnikan gereja-gereja yang berada di Inggris, dengan menghilangkan hal yang berbau Romawi.

Mulai Digunakannya Emas

Di masa-masa awal, cincin kawin terbuat dari kandungan besi yang cukup tinggi dan desain sederhana. Seiring dengan berjalannya waktu, bahan emas mulai dipilih sebagai bahan dasar cincin.

Ketika orang-orang mulai menyadari bahwa emas sangat cocok dipadukan dengan batu permata.

Batu permata pertama yang padukan dengan cincin emas adalah batu ruby. Pemilihan tersebut didasarkan karena warna baru ruby yang berwarna merah, yang identik dengan warna hati seseorang.

Manfaat Mengenakan Cincin Kawin

Selain sebagai salah satu syarat dalam upacara perkawinan, cincin kawin memiliki banyak manfaat. Salah satu manfaatnya adalah sebagai penanda status bahwa orang tersebut telah berpasangan atau memiliki suami atau istri.

Dengan begitu, maka orang tersebut dilarang mendekati dan didekati oleh orang lain dengan tujuan untuk menjalin hubungan cinta. Selain itu, cincin kawin yang tidak pernah dilepas bermanfaat agar cincin tidak mudah hilang.

Bentuknya yang kecil dan mudah terselip di tempat sempit, membuat cincin sulit untuk dicari ketika sang pemilik kehilangan.

Selalu mengenakannya pun akan meningkatkan hubungan dengan pasangan, karena menunjukkan keseriusan dalam hubungan perkawinan kedua pasangan.

Ketika status seseorang telah menikah akan  tetapi tidak ada cincin di tangan, maka tentunya akan menimbulkan banyak pertanyaan di lingkungan sekitar mengenai alasan dan motifnya.

Karena itu, selama tidak menimbulkan ketidaknyamanan saat menggunakannya atau terjadi iritasi pada jari, sebaiknya tidak dilepas.

Fungsi Dari Cincin Kawin

Cincin kawin berfungsi sebagai simbol pengingat di masa sekarang mengenai perkawinan di masa lalu. Dengan dikenakannya cincin tersebut setiap hari maka kedua pasangan dapat selalu mengingat cinta yang ada diantara mereka.

Tentu saja yang ada di masa lalu hingga memutuskan untuk melangkah ke pelaminan atau masa sekarang.

Cincin tersebut tidak dapat memberikan jaminan langgengnya sebuah perkawinan, namun juga dapat menjadi pengingat masa-masa ketika melangsungkan perkawinan.

Fungsi lain cincin kawin adalah, sebagai lambang ketulusan cinta yang tidak ada ujungnya, seperti bentuk dari cincin kawin tersebut yang bulat dan tidak memiliki ujung.

Tujuan Memilih Cincin Kawin Yang Sesuai

Menurut tradisi, cincin kawin sebaiknya selalu dikenakan, oleh sebab itu kenyamanan dari cincin tersebut sangat penting. Sebelum menjatuhkan pilihan, pastikan material bahan yang digunakan cincin kawin tidak membuat kulit iritasi atau menimbulkan efek buruk.

Selain itu bentuk dari cincin juga sebaiknya disesuaikan dengan seberapa nyaman ketika dikenakan. Semakin simple desain dari cincin itu, maka semakin mudah juga untuk digunakan saat menjalani rutinitas sehari-hari.

Berbagai Jenis Cincin Kawin Terbaru

Jenis cincin kawin semakin beragam seiring dengan perkembangan jaman. Jenisnya juga tidak hanya terbatas pada jenis cincin tradisional saja yang cenderung berbentuk sederhana.

Mulai dari cincin berlian dengan berbagai motif hingga cincin batik yang memiliki ukiran indah, ada serangkaian pilihan cincin kawin dengan keunggulan masing-masing.

Ini beberapa jenis cincin kawin terbaru yang banyak diminati oleh pasangan yang akan melangkah ke pelaminan.

Cincin Kawin Berlian

Diantara jenis-jenis cincin kawin yang lain, cincin kawin berlian adalah jenis cincin yang dianggap paling mewah. Hal tersebut tidak terlepas dari fakta bahwa berlian adalah batu mulia terkeras yang sangat sulit untuk dibentuk, dan tentunya menjadikan harga berlian sangat mahal.

Dengan warnanya yang putih berkilau, cenderung transparan, maka jenis logam untuk cincinnya yang paling cocok adalah yang berwarna silver.

Beberapa pilihan untuk logam tersebut adalah palladium, silver, emas putih dan juga platinum.

Ukuran dan bentuk dari cincin berlian ini sangat bervariasi. Beberapa model memiliki motif yang cenderung sederhana dengan potongan kecil berlian.

Dalam motif lain terdapat potongan-potongan kecil berlian yang disusun hingga menjadi sebuah bentuk, contohnya adalah bentuk hati.

Untuk membersihkan berlian dibutuhkan kehati-hatian, dan juga cairan pembersih khusus. Karena cara pembersihan yang salah justru akan membuat warna berlian menjadi kusam dan kehilangan kilau indahnya.

Selain itu, alat yang digunakan juga harus lembut dan tidak bertekstur keras agar tidak membuat berlian lepas dari rangkanya.

Cincin Kawin Emas

Jenis logam emas merupakan logam yang paling sering dipilih sebagai bahan cincin kawin. Emas memiliki kualitas yang bagus karena tidak mudah berubah warna maupun tergores. Terutama, logam ini juga tidak mudah kusam ketika terkena berbagai cairan kimia.

Tidak mengherankan jika emas ini menjadi logam pilihan tradisional untuk dijadikan cincin kawin emas, terutama emas yang memiliki kadar 14 dan 18 karat.

Akan tetapi tidak sedikit juga pasangan yang lebih merasa cocok dengan emas dengan kadar 24 karat.

Walaupun agama Islam tidak memperbolehkan laki-laki untuk mengenakan emas sebagai perhiasan, termasuk sebagai cincin kawin, namun cincin emas masih menjadi pilihan utama pasangan yang akan menikah.

Salah satu alasannya adalah harga emas cenderung stabil dan juga dinilai sebagai logam yang paling berharga di dunia.

Mengenai perawatannya, cincin emas ini tergolong cukup mudah untuk dibersihkan. Cairan pencuci piring maupun pasta gigi sudah cukup untuk membuat cincin ini kembali berkilau dan bersih.

Baru jika ada noda atau bercak yang sulit untuk dihilangkan, sebaiknya dibersihan oleh jasa profesional secepatnya.

Cincin Kawin Emas Putih

Logam emas putih semakin menjadi pilihan daripada emas kuning tradisional. Warnanya yang cerah dan bersinar membuat logam yang satu ini sangat diminati.

Ditambah lagi, material bahan ini juga memberikan kesan modern ketika dikenakan terutama sebagai cincin kawin emas putih.

Namun, agar cincin ini tetap tahan lama selama puluhan tahun dan tidak berubah dari segi warna maupun kecerahannya, maka biasanya perlu dilapisi dengan rodium.

Logam yang satu ini juga seringkali dipilih untuk dijadikan pelapis logam lain yang memiliki kualitas lebih rendah, seperti perak dan berbagai logam yang tampilannya kurang bersinar.

Selain itu kadar karat yang paling bagus untuk cincin emas putih adalah 18 karat jika dibandingkan dengan emas putih 14 karat.

Hal tersebut didasari karena dalam emas putih 18 karat terdapat kandungan logam yang lebih murni ketimbang pilihan 14 karat.

Untuk cara perawatan cincin kawin emas putih sendiri tidak jauh berbeda dengan cincin emas biasa. Cairan pembersih yang cukup lembut sudah dapat menghilangkan kusam pada cincin.

Cincin Kawin Batik

Kreasi dari seni batik asli Indonesia telah banyak ditemui di berbagai negara, dan dalam berbagai bentuk karya. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap hal-hal yang berbau batik semakin besar, tidak terkecuali untuk desain cincin kawin.

Batik kini mulai bisa didapati dalam ukiran cincin kawin dengan berbagai bahan logam. Namun biasanya cincin batik ini menggunakan lebih dari satu bahan logam, seperti kombinasi antara emas putih, emas kuning dan rose gols.

Rose gold sendiri merupakan perpaduan antara emas dan tembaga, yang menghasilkan warna cantik seperti mawar.

Dalam setiap desain batiknya, terdapat makna khusus yang tersembunyi di balik ukirannya. Mengingat pada dasarnya setiap desain batik indonesia juga memiliki arti yang berbeda-beda.

Namun pada intinya, tidak terlepas dari harapan agar hubungan pasangan dan pernikahan dapat langgeng hingga akhir hayat.

Ukiran khas batik dapat ditemui di badan cincin, baik sebagiannya saja maupun ukiran yang melingkar. Motifnya yang khas Indonesia, menjadikan cincin kawin jenis ini terlihat memiliki daya tarik tersendiri.

Karena ukiran batik khasnya, cincin kawin batik membutuhkan perawatan yang rutin agar tetap dapat menjaga keindahan serta detail motifnya. Sebaiknya lakukan perawatan dan pembersihan menyeluruh setiap satu tahun sekali.

Harga Cincin Kawin

Berbicara mengenai harga cincin kawin, tentunya sangat bervariasi tergantung dengan bahan cincin dan batu mulia yang dipilih.

Harga Logam Perak

Jika dilihat dari pilihan logamnya maka yang paling terjangkau adalah cincin perak. Selain logamnya tidak sulit untuk ditemukan, jenis logam perak juga tidak cukup tahan lama. Karena itu harganya tergolong murah, pun tidak tergantung pada rumit tidaknya desain dari cincin tersebut.

Harga Logam Palladium

Sedangkan untuk bahan logam yang banyak digemari saat ini yaitu logam palladium, harganya setara dengan logam emas. Bahan yang satu ini kualitasnya lebih bagus dan dapat bertahan cukup lama.

Bahannya pun tidak mudah tergores maupun pudar, tidak heran jika kemudian banyak diminati oleh pasangan modern.

Palladium dijual dengan harga yang sedikit lebih murah atau hampir setara dengan emas, namun secara fisik terlihat hampir mirip dengan logam emas putih.

Harga Logam Emas

Beralih pada bahan logam emas, harga cincin yang menggunakan bahan ini tergolong cukup mahal diantara logam-logam lainnya. Harga cincin emas tentu berada diatas Palladium dan Silver.

Kualitasnya yang sudah tidak diragukan lagi menjadi salah satu alasan mengapa logam mulia yang satu ini dijual dengan harga yang cukup mahal.

Alternatif lain yang sedikit lebih terjangkau namun tetap memiliki kualitas yang cukup baik adalah emas putih.

Harga Logam Platinum

Namun, harga logam emas masih kalah jauh dari logam platinum yang harga cukup mahal namun hal itu sesuai dengan kualitasnya yang begitu bagus.

Harga di atas dapat berubah-ubah seiring dengan waktu, karena harga logam yang tidak selalu sama.

Selain itu pilihan batu mulia yang dijadikan pemanis pada cincin tersebut selain juga menentukan mahal tidaknya sebuah cincin.

Tidak hanya itu, ukuran serta kuantitas dari batu mulia di sebuah cincin juga menjadi penentu harga cincin tersebut.

Semakin banyak batu mulia yang ditempelkan pada cincin, maka semakin mahal harga cincin tersebut.

Kesimpulan

Pada dasarnya, penggunan cincin kawin pada upacara pernikahan bukan merupakan sebuah kewajiban, melainkan hanya sebuah tradisi. Pada abad pertama masehi, tradisi ini sudah mulai diberlakukan.

Jika dilihat dari sisi agama, sebenarnya masih banyak perdebatan pro dan kontra mengenai pentingnya cincin kawin dalam pernikahan.

Namun di jaman modern seperti sekarang ini, cincin tersebut lebih dilihat sebagai simbol keseriusan serta kesetian dalam menjalani hidup berumah tangga.

Dengan banyaknya pilihan jenis dan model-model terbaru, hal paling utama yang harus dipertimbangkan adalah kenyamannya ketika dikenakan. Cincin tersebut memang sebaiknya dikenakan setiap hari.

Namun, ada baiknya jika dilepas ketika akan beristirahat maupun ketika akan melakukan aktifitas berat. Perhatikan juga tempat penyimpanan cincin agar tidak terselip, hilang maupun terjatuh.

Harga cincin kawin yang sangat bervariasi menjadi keuntungan tersendiri, karena dapat disesuaikan dengan dana serta tingkat kerumitannya.

Selain itu, apabila mencari cincin yang dapat disesuaikan dengan keinginan, tersedia juga fitur kustom. Fitur ini adalah salah satu alternatif untuk pasangan yang ingin memangkas budget atau yang sudah memiliki desain sendiri.

Dan tentu saja, pada fitur ini mereka dapat memilih bahan logamnya dan batu permatanya  sesuai dengan selera masing-masing.

Uniknya, pada setiap batu permata memiliki makna yang berbeda-beda pada tiap warna permata yang berbeda. Hal ini tentu bisa menjadi kolaborasi yang cantik antara rangka cincin berdasarkan logam dan batu permata.

27 Sep

CINCIN BERLIAN

Berlian adalah batu paling berharga dan paling keras di bumi. Bentuknya yang indah membuat batu permata ini memiliki nilai yang tinggi jika dijadikan perhiasan, salah satunya adalah cincin berlian.

Kekerasan batu ini tidak bisa diragukan lagi. Berlian tidak mudah tergores, rusak, bahkan terbelah. Para pengrajin perhiasan pun menjadikan batu berlian sebagai penghias perhiasan dengan nilai yang sangat tinggi.

Keindahan batu berlian dapat ditemukan semua orang pada cincin berlian ataupun perhiasan berlian lainnya.

Cincin Berlian Wanita

Sejarah Munculnya Berlian

Berlian berasal dari bawah tanah, jauh sekali di bawah pijakan manusia. Batu berlian, terletak di antara batu-batu keras lainnya, di kedalaman 160 km dari dataran bumi.

Batu berlian terbentuk dari karbon, unsur karbon itu mengalami tekanan yang luar biasa besar dan terkurung dalam suhu yang juga luar biasa panas. Sehingga, unsur karbon ini menjadi sangat rapat dan sangat kuat.

Jika ditanya dari mana manusia bisa mendapatkan berlian, jawabannya adalah dengan bantuan letusan gunung berapi. Lava yang ada di perut Bumi, tentu semakin mendidih dan dengan alami akan terdorong ke luar.

Saat itulah, batu-batu berlian juga ikut terangkat dan terpancar ke luar persembunyiannya dan berjatuhan di tanah.

Orang-orang pun mengambil berlian tersebut saat keadaan gunung berapi mulai aman. Saat ditemukan, berlian akan lebih mirip pecahan gelas, masih belum menarik bentuknya. Untuk itu, perlu dilakukan pengasah dan jadilah permata yang mengkilap.

Untuk diketahui, berlian terbesar yang pernah ditemukan sampai saat ini adalah Berlian Cullinan. Bobot nya mencapai 621 gram dengan diameter 10 cm. Berlian ini ditemukan pada tahun 1905.

Karena bentuknya yang begitu besar, berlian ini pun dipotong menjadi sembilan bagian. Potongan terbesarnya diperkirakan seharga 400 juta dolar atau 1 triliun rupiah. Sungguh berlian mahal.

Berlian tidak hanya memiliki satu warna, melainkan berbagai warna. Mulai dari bening, putih, hitam, ungu, hijau, sampai merah muda dan biru. Warna-warna yang dimiliki berlian berasal dari kelumit mineral lain yang membuatnya menghasilkan warna.

Namun dari antara segala warna itu, yang paling langka adalah warna merah. Batu berlian ini lebih mahal karena susunan karbon yang berbeda dari berlian lainnya.

Perbedaan Berlian Dengan Intan

Selama ini, masih banyak yang beranggapan bahwa batu berlian sama dengan batu intan. Apakah tanggapan itu benar?

Cincin Berlian yang Fashionable

Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), intan merupakan batu permata yang berkilauan. Pun berasal dari karbon murni dalam bentuk kristal (zat yang terkenal paling keras dan biasa dipakai untuk permata cincin, perhiasan, dsb).

Di sisi lain, arti berlian menurut KBBI adalah intan yang diasah baik-baik hingga indah kemilau cahayanya.

Melihat dari dua definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa intan dan berlian merupakan dua hal yang berbeda. Intan adalah batu berlian kasar yang belum diolah sama sekali, yang masih lekat dengan karbon murni.

Lalu, mengkristal karena proses kimiawi alam ratusan bahkan jutaan tahun di perut bumi. Sementara berlian, adalah intan yang sudah dipotong, diasah, dan diolah bentuknya hingga terlihat lebih indah.

Fakta yang perlu diketahui, intan memiliki sifat kimia yang istimewa. Keistimewaan tersebut, mengacu para kerasnya dan kemampuannya mendispersikan cahaya seperti prisma. Adapun di bumi ini, ada dua jenis intan, yaitu intan alami dan intan buatan.

Intan alami, adalah batu yang terbentuk dari tenaga endogen di perut bumi selama ratusan hingga jutaan tahun. Maka bisa disimpulkan, intan ini adalah batu permata yang paling langka dan paling mahal.

Namun, seiring meningkatnya peminat batu intan dan sedikitnya stok intan dari bumi. dibuatlah makmal (pemanas buatan) untuk mempercepat proses penciptaan intan dalam waktu yang cepat.

Lalu, bagaimana proses mengubah intan menjadi berlian? Karena intan begitu kasar dan keras, untuk mengubah intan menjadi batu berlian yang sempurna.

Perlu dilakukan serangkaian proses dengan mempertimbangkan 4C, yaitu cut, color, carat, dan clarity. Keempat tahap itu perlu dilakukan, demi kualitas batu berlian yang optimal.

Ciri Berlian Asli

Setelah mengetahui banyak hal soal bagaimana proses berlian terbentuk dan sedikit sejarahnya, mari pahami bagaimana ciri-ciri berlian asli. Ternyata, menentukan ciri berlian asli tidak hanya anti pecah saja, ada 9 hal yang perlu diperhatikan juga.

Berlian Langka Hanya Beberapa Warna

Jika ada pihak yang menawarkan berlian dengan iming-iming berlian tersebut adalah langka, janganlah langsung percaya. Anda perlu memperhatikan, apakah berlian itu benar-benar termasuk langka.

Untuk diketahui, berlian yang memang cukup langka sampai saat ini adalah berlian berwarna merah, kuning, pink, dan biru.

Jadi, jika ada berlian di luar warna-warna tersebut, berhati-hatilah bisa jadi itu palsu.

Dapat Menggores Benda Apapun

Keunggulan berlian adalah keras. Oleh karena itu, berlian akan mampu menggores benda apapun. Cara membuktikan berlian itu palsu atau tidak, Anda bisa menggoreskan nya ke kaca atau tembok yang cukup keras. Jika kaca tersebut tergores dan berlian Anda tidak rusak, maka dapat disimpulkan, berlian Anda adalah asli.

Pantulannya Tidak Jelas

Banyak orang yang salah mengartikan berlian. Iklan-iklan bahkan video-video, banyak yang menampilkan berlian dengan pantulan bak kaca bening bersih. Padahal, berlian yang asli adalah berlian yang memiliki refleksi tidak jelas.

Jika Anda melihat koran lewat berlian dalam jarak dekat, maka tulisan di koran tersebut akan terlihat tidak jelas. Berbanding terbalik dengan berlian palsu, maka tulisan di koran tersebut akan terlihat jelas.

Hal tersebut bisa terjadi karena berlian palsu terbuat dari kaca. Sementara berlian asli, terbuat dari pembentukan karbon yang alami.

Maka, tidak mungkin berlian merefleksikan sesuatu dengan sangat jernih.

Refleksi Abu-Abu

Jika sebelumnya dijelaskan bahwa berlian tidak mampu merefleksikan sesuatu dengan jernih, maka poin ini memperjelas ciri tersebut.

Namun, berlian asli hanya merefleksikan warna abu-abu saja. Jika berlian merefleksikan berbagai warna, maka berlian tersebut mungkin saja palsu atau imitasi.

Tidak Bisa Berkabut

Jika Anda sedang bepergian ke puncak, maka kaca mobil atau villa Anda akan berembun. Namun, hal ini tidak akan terjadi pada batu berlian asli.

Batu berlian asli, tidak akan berembun dalam waktu yang lama. Efek embun pada berlian asli, hanya bertahan sebentar sekali, bahkan hampir tidak ada satu detik.

Maka, jika berlian Anda berembun dalam waktu yang cukup lama, dipastikan bahwa berlian itu adalah palsu.

Mampu Merefleksikan Cahaya

Meskipun berlian tidak bisa merefleksikan sesuatu dengan sempurna, seperti koran atau tulisan, namun berlian yang asli mampu merefleksikan cahaya dengan sangat baik.

Namun, cahaya yang terfleksi oleh berlian hanya pada bagian sisi-sisinya. Oleh karena itu, wajar sekali jika berlian terlihat gemerlap saat digerakkan.

Berbeda dengan berlian palsu, pantulan cahaya biasanya hanya terletak pada bagian atasnya. Di sisi-sisinya, tidak terjadi pantulan yang berarti.

Anti Panas

Meskipun dalam proses pembentukanya perlu kepanasan yang maksimal, batu berlian yang sudah siap dipasarkan bersifat anti panas.

Jadi jika Anda memakai cincin kawin berlian, jari manis Anda tidak akan terasa kepanasan saat kondisi cuaca sedang panas.

Anti Gores

Berlian asli adalah berlian yang anti gores. Jika berlian Anda memiliki banyak sekali goresan, maka berlian tersebut adalah berlian palsu.

Anti Apung

Berlian asli, punya ciri anti mengapung. Jika Anda melempar berlian ke atas air, dan tenggelam, maka dapat dipastikan berlian itu adalah asli.

Hal ini jelas karena berlian adalah batu yang tidak memiliki rongga udara. Oleh karena itu, jika berlian Anda mengapung, bisa dipastikan itu adalah palsu.

Itulah sembilan ciri yang bisa menentukan apakah berlian Anda palsu atau asli. Selain sembilan ciri di atas, berlian asli juga dilengkapi sertifikat internasional, salah satunya sertifikat GIA.

Pastikan berlian yang Anda miliki adalah asli dan memiliki sertifikat.

Berlian Sebagai Cincin Tunangan

Cincin Berlian untuk Tunangan

Usai mengetahui sejarah, proses, dan ciri berlian asli, kali ini Anda dapat mengetahui berlian pertama yang dijadikan cincin tunangan.

Banyak yang menganggap, orang-orang mulai menggunakan cincin berlian sebagai cincin tunangan pada tahun 1447.

Saat itu, seorang pria Jerman bernama Archduke Maximilian melamar Mary of Burgundy dengan cincin berliannya.

Namun, sejarah mencatat sejumlah fakta yang berbeda. Rupanya, cincin berlian telah digunakan sebagai cincin tunangan bahkan pernikahan sejak masa lebih lampau.

Pada masa prasejarah, manusia-manusia gua telah melilitkan lingkaran rumput di tubuh pasangannya. Biasanya pada bagian lengan, kaki, dan pinggul untuk membuat pasangannya itu tetap dalam kendalinya.

Di antara lilitan itu, terdapat batu berlian sebagai hiasan indahnya.

Fakta lainnya juga menyebutkan, pada 2800 tahun sebelum masehi, orang mesir dikubur dengan cincin yang terbuat dari perunggu dan emas yang dipakai di jari ketiga tangan kirinya.

Mereka percaya cincin berlian itu akan menghubungkan cinta dari hati oleh Dewi Cinta.

Di sisi lain, pada 2 abad sebelum masehi, pengantin laki-laki memberi pengantin perempuan cincin emas untuk dipakai pada upacara pernikahan.

Cincin besi itu dipakai di rumah sebagai tanda kepemilikan si laki-laki atas pengantinnya.

Satu abad sebelum masehi, sebuah potongan cincin pertama ditemukan di Asia. Saat sultan menggunakannya untuk menandai istri-istrinya.

Adapun persebaran berlian pertama kali dimulai saat batu-batu berlian ditemukan di Cape Colony, yang saat ini merupakan salah satu provinsi di Afrika Selatan. Batu-batu berlian itu ditemukan pada tahun 1867.

Hingga pada tahun 1880, Cecil Rhodes, yang tiba di Afrika Selatan pada 1873, mencetuskan pabrik pertambangan DeBeers.

Dalam satu dekade, mereka berkembang pesat dan mengendalikan 90% produksi berlian di dunia.

Cincin Berlian Mahal

Berlian dapat dinilai mahalnya dari asal tambang, warna, hasil potong, dan kualitas poles. Namun tak jarang, harga berlian juga dipengaruhi oleh pindah tangan pemilik, merek, sampai profil pemilik terakhirnya.

Lalu, Apakah Anda tahu? Ada 5 Berlian yang paling mahal di dunia. Apa saja berlian-berlian itu? Baca di bawah ini:

Blue Diamond Ring atau Cincin Berlian Biru (Rp134 Miliar)

Cincin berlian ini berbahan material platinum dan memiliki mata berlian berbentuk cushion (bantal). Tidak hanya itu, cincin berlian karat 6,01 ini dikelilingi oleh berlian merah jambu yang berukuran lebih kecil di kedua sisinya.

Transaksi pembelian cincin berlian biru ini terjadi di Hong Kong dengan kisaran harga awal Rp33,5 miliar.

Seiring berjalannya waktu, cincin berlian biru ini berpindah-pindah tangan sebanyak tiga kali dan mencapai harga terakhir, Rp 134 miliar. Terakhir kali, cincin ini dimiliki oleh seorang miliarder asal China.

The Vivid Pink (Rp158 miliar)

Menggunakan mata berlian asal Afrika Selatan (Afsel), cincin ini masih dimiliki oleh seorang yang enggan disebutkan namanya. Warna merah muda yang cantik, merupakan salah satu ciri cincin berlian yang langka.

Bahkan, saking langkanya, hanya bisa ditemukan di tambang Koffefontein, Afrika Selatan. Konon, warna merah muda yang cantik itu merupakan hasil endapan mineral laut dan pecahan meteor yang pernah menabrak kawasan pesisir tenggara Afsel.

Bvlgari Blue Ring (Rp210 Miliar)

Dengan kombinasi berlian biru 10,95 karat dan berlian putih 9,87 karat. Cincin berlian biru ini meraih rekor sebagai potongan intan triangle terbesar dunia.

Desainnya berasal dari rumah mode Bvlgari, dan dirilis pertama kali di Roma, Italia. Namun, hal itu sebelum akhirnya dibawa ke Amerika Serikat oleh biro lelang Christie’s.

Uniknya, berlian ini dianggap membawa keberuntungan berupa kesuburan bagi wanita. Hal ini menjadi nilai tambah yang membuat cincin berlian ini menjadi lebih mahal.

Dream Diamond Ring (Rp218 Miliar)

Cincin berlian mimpi, nama yang cukup imajinatif namun menggambarkan keindahan yang tepat. Hal utama yang membuat cincin ini unggul adalah desain cushion berlian ini merupakan kumpulan dari 11 potongan berlian kecil yang disusun layaknya mozaik.

Jika ditotal, karat per-potongan kecil berlian, nilainya hampir mencapai 100 karat. Suatu pencapaiannya yang luar biasa dalam satu cincin. Hal inilah yang membuat harga Dream Diamond Ring menjadi sangat mahal.

Wittelsbach-Graff Diamond Ring (Rp1,07 triliun)

Harga cincin berlian ini sungguh sangat mahal, mencapai Rp1,07 triliun pada tahun 2018. Berlian ini ditemukan pada akhir abad ke-17 di Tambang Kulloor, Distrik Guntur, India.

Jika diperhatikan, ukuran karatnya jauh lebih kecil dari Pink Star Diamond apalagi Dream Diamond Ring, yaitu hanya sebesar 31,06 karat. Namun, kedalaman warna dan bias cahaya yang sempurna, membuat cincin ini menjadi sangat mahal.

Cincin ini terlihat seperti berlian hitam, namun juga ada sisi beningnya. Desain potongan segi delapannya pun dinilai sangat sempurna sehingga memikat hati Raja Philip IV dari Spanyol.

Kini, berlian tersebut tersimpan di National Museum of Natural History di Washington DC, Amerika Serikat.

Itulah penjelasan dari cincin berlian dan serba-serbinya. Setelah mengetahui mulai dari sejarah, proses pembentukan berlian, sampai 5 cincin berlian termahal yang pernah ada.

Perlu keyakinan ingin membeli berlian dalam bentuk perhiasan seperti cinci n berlian, anting berlian, dsb. Sebelum memutuskan untuk membeli cincin berlian, pastikan sudah mengetahui dengan jelas.

Selain bagaimana sebuah batu berlian bisa di patok harga cukup tinggi serta kualitas berlian yang akan Anda beli.

Berlian yang asli tentu saja memiliki sertifikat ketika Anda membelinya, entah itu sertifikat dari toko atau sertifikat GIA sebagai kualitas cutting berlian terbaik.

Dengan begitu, berlian yang Anda beli selain memang asli juga memiliki nilai jual kembali yang tinggi.

Terlebih, bagi yang ingin membeli berlian atau perhiasan berlian dengan tujuan untuk investasi. Hal ini sangat bagus karena harga berlian yang semakin naik dari tahun ke tahun.